Marshmallow [Drable]


SK Title : Marshmallow Cast : Cho Kyuhyun Seo Joohyun Author : yoonhaeseokyu Genre : Romance Length : Drable Rating : General Disclamair : This my 1st fanfiction SeoKyu, and specialy for Valentine Day. I hope you enjoy with this story. ***************************************************************************** Cinta itu terasa begitu sangat manis. Marshmallow Senja sore manampilkan keelokkannya, warna jingga terbiaskan pada birunya air sungai yang mengalun tenang. Cahaya lampu kota akan segera dinyalakan, hilir mudik manusia masih begitu ramai. Sudah hampir 1 jam 30 menit 1800 detik aku menunggunya disini. Bahkan jaket yang kupakai ini seakan tak cukup untuk menghangatkan tubuhku karena udara yang cukup dingin. Tapi aku terus dan terus menunggunya berharap ia akan segera datang dan membawaku ketempat yang lebih hangat. “Kenapa ia belum datang juga, apa dia lupa dengan janjinya?”,meskipun suasana yang sudah tampak gelap namun masih kucoba mengedarkan pandanganku mencari sosok yang sedang ku tunggu. “Awas saja kalau dia sudah datang, akan kuhabisi dia,” Membunuh rasa bosan yang mendera, kuputuskan untuk memandangi sungai kecil yang berhiaskan oleh aktivitas hilir mudik perahu kecil yang tengah mengangkut para penumpang. Suasana yang cukup ramai namun terasa sangat tenang. Tak berselang lama kurasakan kedua telapak tangan tiba-tiba menutupi mataku. Hei siapa yang malam-malam begini melakukan hal seperti ini, apakah dia orang jahat, apa aku diculik. Perasaanku mulai tidak tenang. Kupegang kedua tangan itu lalu aku mulai …. “Awwwww~~~”, teriak seseorang karena perbuatanku itu. Kubalikkan tubuhku, aku sedikit terkejut karena seseorang yang telah membuat perasaanku ketakutan karena aksinya itu adalah seseorang yang sedang aku tunggu. “Oppa~~~” “Seohyun-ah kenapa kau gigit tanganku ?”, dia sedikit kesal karena tangannya telah kugigit, siapa suruh melakukan hal konyol seperti itu. Dengan wajah penyesalan aku berusaha untuk meminta maaf padanya, “Mianhae, aku kira kau orang yang akan berbuat tidak-tidak dengan ku, lagipula kau seperti tidak ada kerjaan saja.” “Aku ini ingin memberi mu kejutan, tapi kau malaaah….”,sepertinya dia mulai merajuk, terlihat dari tatapan wajahnya. “Aku kan sudah minta maaf”, kami sama-sama terdiam. “Apa kau tahu aku sudah menunggu mu sangat lama, disini sangat dingin dan kau melakukan apa yang membuatku berpikir yang tidak-tidak”, sedikit teriakan pada akhir kalimatku membuatnya tampak terkejut. Untuk kali ini aku yang marah, kuluapkan kekesalanku padanya karena telah menunggunya cukup lama. Kulihat wajah pria dihadapanku ini mulai berubah, ya seorang pria itu yang sedari tadi aku tunggu kehadirannya –Cho Kyuhyun- Wajahnya sudah tak lagi tampak kesal justru saat ini wajahnya menampilkan mimik penyesalan karena telah membuat gadisnya ini menunggu lama. Inilah favoritku, dia menampilkan ekspresi wajah yang menurut ku terlihat sangat lucu. Dengan senyumannya ia memegang kedua pipiku, “Baiklah, baiklah aku menyesal telah membuat mu menunggu lama, maafkan aku tuan putri Seohyun yang cantik disaat sedang marah”, ia mulai menggoda ku lagi. Tapi apa yang barusan ia bilang, cantik disaat sedang marah, dia ini benar-benar menyebalkan. “Waaah kalau begitu aku akan terus marah agar kau bisa memandangi wajahku yang cantik ini, bagaimana ?”,dengan tersenyum aku membalasnya namun ia tahu bahwa aku sedang kesal karena dia menjadikanku bahan kejahilannya, dia terkekeh mendengar perkataanku. “Aku bercanda, kau cantik sangat cantik setiap saat”, balasnya. “Ayo, sangat sayang kalau malam indah ini kita lewatkan begitu saja,” Tangannya yang tadi ia gunakan untuk menutup kedua mataku kini ia gunakan untuk menggenggam kedua tangan ku, begitu erat. Kaki kami melangkah menyusuri jalanan malam yang dihiasi gemerlap bintang. Malam seperti ini bukankah sangat pas untuk dijadikan waktu berkencan bersama seseorang yang kau cintai. Sederet pertokoan disepanjang jalan telah kami lalui, tapi belum ada satupun yang dapat menarik kami untuk memasukinya. Genggaman tangan kami tak pernah lepas, bagaikan sebuah magnet yang terus saling melekat jika kedua sisi arah yang berlawanan saling didekatkan. Sampai pada suatu objek yang membuatku tertarik untuk mendatanginya. Setelah dihampiri ternyata yang terlihat adalah sebuah kedai kecil namun begitu ramai oleh para pembeli. Kedai sederhana yang hanya beratapkan tumpukkan jerami dengan dua buah meja yang saling berdekatan. “Kau mau itu ?”, tanyanya yang masih melihat kearah sang juru masak yang tengah membuat olahan makanannya. “Iya aku mau”, jawabku. “Kami pesan dua”, Kyuhyun oppa memesankan kepada sang juru masak untuk kami berdua. Dikedai itu juga menampilkan keahlian sang juru masakan membuat olahannya yang sangat menarik. Dapat dilihat sang juru masak sedang melilitkan dua buah adonan panjang dan bisa dibilang adonan itu terlihat kenyal dan lembut. Keduanya terus diputar-putar dan dililitkan dan saling bertautan. “Terima kasih”, jawab kami berdua setelah makanan itu diberikan kepada kami. Kami pun pergi meninggalkan kedai itu menuju sebuah tempat untuk mencicipi makanan yang tadi kami beli.Kami memilih mengunjungi sebuah taman yang letaknya tak begitu jauh. “Mmmmm, rasanya manis sekali”, aku begitu meni “Ini sudah sangat biasa, apa kau mau mencobanya menjadi luar biasa?”, tanya Kyuhyun oppa yang saat ini tengah menghadap kearah ku. “Bagaimana caranya?” Diambilnya makanan panjang dan lembut itu, dimasukkan satu sisinya kedalam mulutnya sedangkan satu sisi lainnya ia berikan kepadaku. Seakan ia menyuruhku untuk ikut memakannya. Kini makanan itu kedua sisinya telah termakan oleh mulut kami berdua. Jarak kami semakin dekat karena makanan itu hampir habis dimulut kami. Sepasang kedua mata kami saling bertemu, tatapan hangatnya membuat jantungku berdebar. Seketika itu pula mataku terpejam seiring dengan habisnya makanan yang berada dimulut kami. Begitu manis dan lembut menyapa permukaan bibirku. “Marshmallow ini bahkan terasa lebih manis, iya kan ?”, ucapnya setelah kedua bibir kami menghabiskan marshamallow yang tadi kami beli. Tersipu malu oleh ucapannya, pipiku kini mungkin terlihat merona. Aku menunduk malu untuk menatap wajahnya. Dibawah sinar rembulan cinta kami bersirna. “Aku mencintaimu” “Sangat mencintaimu” Saling berpandangan ditengah hamparan bintang malam menjadikan malam ini terasa lebih terang. Tak butuh kata-kata manis untuk mengungkapkan rasa cinta yang ada. Mencintainya secara tulus membuat kita mengerti makna rasa cinta. Dalam sebuah kesederhanaan untuk kesempurnaan CINTA. -FIN- ________________________________________________________________________ Gag nyangka bisa bikin fanfic ini dalam waktu 3 jam ^^. FF ini untuk memeriahkan Valentine Day, maaf ya kalo ceritanya kurang menarik. Jangan lupa commentnya ^^

Advertisements

4 thoughts on “Marshmallow [Drable]

  1. Bagus chingu, seokyu sosweet
    Ceritanya singkat*jelas drabble*, ringan, maknanya dapet apa yg diceritain
    Keep writing chingu^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: