Romantic [One-Shoot]


Title : Romantic

Cast : Cho Kyuhyun, Seo Joohyun

Genre : Romance, Little bit-Comedy,

Length : [One-Shoot]

Disclamair : This story was dedicated for Seohyun’s birthday.

image

©yoonhaeseokyu
-START

Matahari terik menyambut musim panas di kota Seoul. Sinar hangat itu masih menerangi langitnya biru yang mampu menembus celah-celah setiap benda yang terkena oleh paparan sinarnya.

Dibawah sebuah pohon hijau nan rindang sepasang kekasih melepas penat sejenak. Dua buah ice cream setia menemani, sedikit menyejukkan udara panas yang mendera. Sesekali mereka berbagi canda tawa dan bersenda gurau, suasana ceria dihari yang cerah.
Lelaki itu yang bernama Kyuhyun memberikan sebuah kotak coklat kepada sang kekasih. Seohyun sang kekasih yang sedang menikmati udara musim panas, rambut panjangnya tergerai dan tertiup oleh angin yang berhembus.

Kyuhyun mengulurkan coklat itu kepada Seohyun, “Untuk mu”

“Apa ini, coklat ? Apa ini hadiah ?” Seohyun bertanya pada kekasihnya itu. Ia sadar betul hari ini adalah hari ulang tahunnya. Seohyun berpikir jika Kyuhyun memberikan sekotak coklat sebagai hadiah ulang tahunnya. Raut wajah kecewa seperti tergambar jelas diwajah cantik Seohyun.

Kyuhyun mengangguk memberi tanda jawaban. Ia masih sibuk menghabiskan ice cream nya, sepertinya ice cream lebih menarik dibandingkan pembicaraannya oleh sang kekasih. Seohyun, gadis itu hanya melihat Kyuhyun dengan tatapan bingung, bukannya ia tak suka diberi hadiah coklat, tapi bukankah Kyuhyun sudah sering memberinya coklat seperti ini.

“Kau hanya memberiku sekotak coklat, dihari ulang tahun ku ?” Seohyun kembali bertanya setelah Kyuhyun memberikan jawaban dengan sebuah anggukkan tadi.

Kini ice cream ditangan Kyuhyun telah habis, hanya meninggalkan segagang kayu saja. “Apa kau tidak menyukainya, yang penting kan aku memberi mu hadiah”

“Tapi ini sungguh sangat tidak romantis ?” Seohyun melahap dalam satu kali suapan ice cream nya, menyusul Kyuhyun yang telah menghabiskan ice cream nya terlebih dahulu.

“Apanya yang tidak romantis, bukankah setiap pasangan selalu memberikan coklat pada pasangannya” Kyuhyun menjawab.

“Kau kan sudah sering memberiku coklat, lagipula nantinya coklat ini juga akan habis kau makan sendiri dan selalu berakhir seperti itu” Seohyun memanyunkan bibir tebalnya tanda ia kecewa.

‘Ah, kenapa ia tak romantis sekali. Harusnya ia memberiku cincin dan bunga serta mengajakku ketempat yang romantis bukan. Jika coklat lagi maka ia akan menghabiskannya lagi nanti’

Seohyun bergumam dalam hati, tentu saja Kyuhyun tak dapat mendengarnya. Kyuhyun memberikannya sekotak coklat, maka Seohyun akan tahu akan berakhir kemana coklat itu nantinya. Bahkan Kyuhyun belum mengucapkan kalimat ulang tahun untuk sang kekasih.

“Sudahlah, itu saja kan sudah cukup” Kyuhyun melirik jam tangannya sekilas, ia beranjak berdiri serta Seohyun yang masih terduduk direrumputan.

“Sepertinya aku harus pergi, jangan lupa untuk sisakan coklatnya untuk ku ya”

Kyuhyun memberikan sebuah pesan sebelum ia benar-benar meninggalkan Seohyun. Benar apa kata Seohyun, coklat itu nantinya akan berakhir dalam lahapan Kyuhyun. Lihat saja belum saja Seohyun membuka bungkus kotak coklat itu Kyuhyun sudah berpesan untuk menyisakannya.

‘Dia itu sebenarnya ingin memberiku coklat atau hanya menitipkan coklatnya padaku’

Seohyun berbicara pada dirinya sendiri setelah Kyuhyun pergi, ia melihat punggung Kyuhyun  yang kian menjauh dari pandangannya. Kemudian ia tatap kotak coklat itu dengan tatapan lesu. Ia tarik nafas kemudian menghembuskannya seolah sedang melepaskan rasa kekecewaan.

“Seohyun-ah, ada apa. Sepertinya wajah mu itu sedang tidak mengenakkan ?”

Yoona menanyakan sesuatu hal kepada Seohyun. Yoona seperti dapat membaca apa yang Seohyun pikirkan, Seohyun sedang tak baik-baik saja seperti itulah yang Yoona terka dalam pikirnya.

“Eonni, hal romantis apa yang pernah eonni dapat dari Donghae oppa ?”, Seohyun bertanya secara tiba-tiba kepada Yoona yang sukses membuat Yoona terkejut mendengarnya.

“Kenapa kau bertanya seperti itu ?”

“Aku hanya ingin tahu saja, sesuatu hal yang paling romantis yang dilakukan Donghae oppa pada eonni apa ?“

“Mmm, banyak sekali. Tapi salah satunya saat itu dia membuatkan makan malam romantis disebuah taman dan dikelilingi oleh lilin yang berbentuk hati dan dia memberiku sebuah gelang ini”

Yoona menjawab dengan mata berbinar dan senyuman khasnya, seolah ia mengenang kejadian saat bersama Donghae kekasihnya. Tentu saja hal itu membuat Seohyun iri bukan main.

“Eonni, kau beruntung sekali”

Mendengar jawaban Yoona membuat Seohyun terlihat lesu, ia merasa iri pada teman yang sudah dianggap sebagai kakaknya itu. Donghae kekasih Yoona selalu bersikap romantis kepada Yoona sedangkan Kyuhyun, ah masih ingatkan kejadian tadi. Bahkan mungkin sifat Donghae dan Kyuhyun 180 derajat berbeda, meskipun sifat seseorang itu berbeda.

Yoona melihat Seohyun dengan tatapan cemas, layaknya seorang kakak yang sedang khawatir tehadap adiknya. “Memangnya kenapa ? Apa Kyuhyun tak pernah besikap romantis padamu ?”

“Sepertinya tidak ada kata romantis dalam kamus hidupnya?”

“Seorang pria itu memiliki kadar keromantisannya tersendiri Hyun-ie, jadi mungkin saja Kyuhyun itu kadar keromantisannya hanya 1%” Yoona menjawab dengan sedikit kekehan. Ia mencoba untuk menghibur Seohyun, ia tak ingin melihat sahabatnya itu terlarut sedih pada hari ulang tahunnya.

Eonni ~~~”

Dua lelaki itu kini sedang sibuk dalam obrolan ringan, sesekali salah satu dari mereka menyeruput minuman berwarna coklat yang berada dalam gelas putih. Donghae dan Kyuhyun, kedua pria itu menghabiskan sisa waktu istirahat mereka untuk mengobrol.

Ternyata Kyuhyun meninggalkan Seohyun untuk menemui sahabatnya ini, sama seperti Seohyun yang ditinggal oleh Kyuhyun dan segera menghampiri Yoona. Pasangan kekasih yang sama-sama menemui sahabatnya.

“Sudahlah jangan dipaksakan, kau ini memang pria yang tidak romantis Kyuhyun-ah. Pantas saja Seohyun sering mengeluh. Kau tahu, wanita itu menyukai lelaki yang dapat bersikap romantis” Donghae meledek Kyuhyun yang saat ini wajahnya seperti pakaian kusut, bahkan sangat kusut.

Hyung kau ini, bukannya membantu ku kau justru meledekku”

“Hahahaha” Donghae sepertinya sangat puas mentertawakan Kyuhyun saat ini. Donghae nampak tertawa dengan sangat puas. Sedangkan Kyuhyun, huh jangan ditanya bagaimana ekspresinya saat ini, sungguh sangat kasihan ditertawakan oleh sahabatnya sendiri.

Romantic-

Langit sore dihiasi oleh pasukan burung yang terbang dijagat raya angkasa. Bagaikan sebuah lukisan, terlalu indah langit hari ini untuk dinikmati. Anugerah yang Tuhan ciptakan untuk memanjakan mata, serta udara sore yang mampu mendamaikan hati.

Namun tak bagi Seohyun, sepertinya ia tak menikmati hari indah ini. Sisa-sisa langit sore yang sebentar lagi akan tergantikan oleh langit hitam hanya Seohyun nikmati didalam sebuah kamar. Ranjang empuknya seperti lebih indah dibandingkan menikmatai langit sore.

Tiba-tiba dering ponselnya mengalun terdengar dan mampu menyita waktunya sejenak, Seohyun melihat layar ponselnya tanda sebuah pesan masuk tertera dilayar ponselnya.

‘Berdandanlah yang cantik, aku akan menjemputmu jam 7 malam nanti’

Begitulah sebaris pesan yang Seohyun baca dari ponselnya. Tak lain sang pengirim adalah kekasihnya sendiri –Kyuhyun- yang memintanya untuk bersiap-siap. Seohyun sedikit berdecak kesal mengapa kekasihnya itu seenaknya saja menyuruhnya untuk berdandan tiba-tiba.

Sisa waktu dua jam untuk mempersiapkan diri, Seohyun segera bergegas untuk menyiapkan dirinya sesuai keinginan sang kekasih. Ia memilih pakaian didalam sebuah lemari kayu berwarna putih gading, waktu 10 menit cukup untuknya memilih pakaian mana yang pantas ia kenakan.

Seohyun masih harus mempersiapkan yang lain, wajah dan rambutnya masih perlu ia perhias juga bukan. Ia ingin tampil cantik dihadapan Kyuhyun seperti pesan yang disampaikan oleh Kyuhyun.

Meskipun siang tadi Kyuhyun membuatnya sedikit kesal, namun hal itu tak membuat Seohyun marah. Ia begitu paham sifat Kyuhyun, maka dari itulah jalinan cinta itu tetap bertahan meskipun perbedaan sifat keduanya. Memahami sifat pasangan adalah kunci utama dalam menjalani suatu hubungan.

Tak terasa hampir lebih dari satu jam Seohyun habiskan untuk mempercantik dirinya. Suara klakson mobil membuyarkannya saat merias diri. Seohyun tahu jika Kyuhyun sudah datang untuk menjemputnya.

Dibawah kamar Seohyun tepat diruang tamu Kyuhyun sudah disambut oleh ibu Seohyun. Tampaknya nyonya Seo terlihat senang dengan kehadiran Kyuhyun. Dibalut jas berwarna biru dengan sedikit lengan jas yang tergulung membuat Kyuhyun sangat tampan, apalagi tatanan rambut yang sedemikian membuatnya jauh lebih tampan.

“Kau sudah terlihat tampan sekali, tapi mengapa gadis itu lama sekali turunnya” Nyonya Seo mencoba untuk mengajak Kyuhyun berbincang ketika Seohyun belum hadir. Tak lama kemudian suara ketukkan sepatu terdengar, Seohyun dengan anggunnya turun meyusuri tangga rumahnya.

Bagaikan seorang putri dinegeri dongeng Seohyun terlihat sangat bersinar dengan gaun berwarna merah mudanya, rambut panjangnya dibiarkan terurai dengan sedikit sentuhan curly dibagian ujung rambutnya. Make-up tipis natural tak mengurangi kecantikannya.

Kyuhyun terpana melihat Seohyun, sepertinya pesan sore yanag ia kirim benar-benar dijalankan oleh Seohyun. Kyuhyu berjalan menyambut sang ‘permaisuri’nya, senyuman mengembang diwajah keduanya.

“Kau sangat cantik” Kyuhyun berucap seraya memberikan lengannya untuk diapit oleh tangan Seohyun. Mereka berjalan beriringan untuk berpamitan oleh nyonya Seo, sayang sang ayah –Seohyun- tak dapat menyaksikan kecantikan putrinya malam ini, ayahnya masih sibuk dengan urusan kantor.

Eomma , kami pergi dahulu” Seohyun berpamitan kepada sang ibu.

“Hati-hatilah dijalan” Pesan nyonya Seo kepada mereka.

Keduanya segera meninggalkan rumah, sebuah mobil telah menanti untuk membawa pasangan itu menuju suatu tempat. Batin Seohyun mengatakan jika Kyuhyun sudah mulai sedikit bersikap romantis. Sesampainya didepan pintu mobil itu, Seohyun melepaskan genggamannya pada lengan Kyuhyun. Ia berhenti sejenak seperti sedang menunggu moment tertentu, Seohyun memandang Kyuhyun dengan tatapan bingung.

“Apa yang kau tunggu, cepat masuklah nanti kita terlambat” Kyuhyun segera berlari kecil menuju pintu kemudi.

‘Dia, aku sudah berdandan cantik seperti ini, masa tidak membukakan pintu mobil untukku’ Seohyun menggerutu, baru saja ia berpikir bahwa Kyuhyun sudah bisa besikap romantis. Namun sepertinya pikiran itu harus ia tarik kembali.

Seohyun masuk kedalam mobil dan tak lupa seat belt ia pasang demi menjaga keselamatan, “Kau, seharusnya membukakan pintu untukku tadi”

Kyuhyun mulai menyalakan mesin mobilnya bersiap untuk menuju suatu tempat. “Kenapa, kau kan bisa buka pintu mobilnya sendiri” Kini mobil itu sudah berjalan menyusuri jalanan, cahaya lampu menyinari perjalanan mereka.

Seohyun masih tak percaya jika kekasihnya itu seperti tak tahu bersikap romantis, “Seorang pria akan membukakan pintu mobil untuk kekasihnya, tapi kau. Benar apa yang Yoona eonni katakan, kadar keromantisan mu itu hanya tersisa 1% saja”.

Kyuhyun hanya tersenyum, tak membalas perkataan Seohyun. Ia tak ingin merusak rencana yang telah ia persiapkan jika ia meladeni pembicaraan ini dan akan terjadi adu mulut nantinya. Kyuhyun tahu jika Seohyun sudah membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan kata romantis urusannya akan panjang. Maka dari itu ia lebih mengabaikan pernyataan kekasihnya itu.

“Kita akan kemana ?” Seohyun bertanya, karena ia tak tahu akan diajak kemana oleh sang kekasih.

“Rahasia” Kyuhyun menjawab dengan singkat dengan masih fokus pada setir kemudinya.

“Sejak kapan oppa menjadi misterius seperti ini ?”

Lagi-lagi Kyuhyun hanya menampilkan senyuman diwajahnya, sepertinya ia sedang mengobral senyum dimalam ini. “Tunggu saja sampai kita sampai, nanti juga kau akan tahu”

Cahaya yang bersinar dari lampu-lampu hias menyambut kedatangan Seohyun dan Kyuhyun. Suasana tak tampak begitu ramai, serta kesan mewah nan eksklusif begitu terasa sesampainya mereka disana.

Seorang pelayan menyambut kehadiran mereka dan langsung saja mengantarkan pasangan itu menuju sebuah meja untuk mereka tempati. Satu buah meja persegi dengan dua buah kursi siap untuk mereka tempati malam ini.

Sang pelayan kembali datang membawakan menu pesanan terbaik yang ditawarkan direstauran ini. Pasangan itu terlihat sedang memilih makanan apa yang akan mereka pesan, setelah beberapa menit mereka memutuskan untuk memesan …..

Chagiya, aku pergi sebentar ne

Seohyun hanya mengangguk membiarkan Kyuhyun pergi meninggalkannya sendiri, entahlah mungkin Kyuhyun hanya pergi ke toilet pikir Seohyun.

Lilin-lilin kecil menghiasi meja-meja makan direstaurant itu, hilir mudik pelayan mengantarkan makanan pada setiap meja pelanggan yang memesannya. Alunan melodi lagu begitu terasa merdu terdengar sampai ketelinga.

Seohyun mengedarkan pandangannya takjub, tak menyangka ia akan diajak oleh sang kekasih kesebuah restaurant yang dapat dikatakan mewah nan elegant untuk para pemegang dompet tebal. Sesekali dirinya menikmati musik yang tercipta dari harmonisasi permainan alat musik tersebut.

“Nona cantik, ini untukmu” Seorang pria berjas hitam dengan dasi kupu-kupu tiba-tiba membawakan sebuah buket bunga lily dan diberikan kepada Seohyun.

“Apa ini bagian dari service restaurant ini ?” Seohyun tampak bingung dengan kiriman buket bunga yang ia tak tahu siapa pengirimnya.

Kemudian pria berjas -pelayan- itu pergi meninggalkan Seohyun dengan senyuman “Saya permisi dahulu nona”

“Siapa yang mengirimkan ? Apa Kyuhyun oppa yang memberikannya, ah mana mungkin dia yang memberikannya” Seohyun tampak memainkan buket bunga berwarna putih itu. Ia hirup aroma harum yang masuk kedalam hidungnya, harum yang tercipta dari sekumpulan bunga-bunga yang cantik seperti baru dipetik dari taman bunga.

Seohyun mulai tampak gelisah, sang kekasih belum juga menampakkan batang hidungnya karena sudah cukup lama Kyuhyun pergi. ‘Sebenarnya dia itu pergi kemana ?’

Seohyun mengedarkan pandangannya keberbagai arah berharap sang kekasih muncul dihadapannya. Namun ternyata sepertinya Kyuhyun enggan untuk menampakkan dirinya dihadapan Seohyun.

Kini tampak seorang pria berjalan menghampiri kearah meja Seohyun, tampak gagah dengan pakaian rapihnya. Ditangannya ia bawa sebuah nampan berukuran sedang. Ah ternyata sang pelayan yang kembali datang namun, tapi tak nampak pelayan itu membawa makanan yang Seohyun dan Kyuhyun pesan tadi.

“Nona ini ada kirimin untukmu” sang pelayan berucap dengan memberikan sebuah surat yang diletakkan diatas nampan yang ia bawa.

“Apa lagi ini ? Sebenarnya siapa yang mengirimkan ?” Seohyun sudah nampak tak sabaran untuk mengetahui siapa pengirim dari bunga dan surat itu.

“Maaf nona dia hanya menyuruh untuk memberikannya untuk mu nona. Saya permisi dahulu nona” Pria itu perlahan mundur dan pergi meninggalkan Seohyun.

Seohyun mulai membaca kiriman surat yang diberikan oleh pelayan tadi.

‘Can’t live without you,

With you, who came to me,

Are the only ones in the world,

You’re my love,

Seohyun…Saranghae’ –Kyuhyun-

Sepenggal kalimat yang Kyuhyun tulis dalam sebuah kertas, membuat Seohyun diam terpaku. Ia begitu terharu dengan apa yang Kyuhyun lakukan malam ini. Seohyun segera berpikir bahwa bunga yang sebelumnya diberikan olehnya juga berasal dari lelaki itu.

Dentingan suara piano membuat Seohyun mengalihkan pandangannnya, ia arahkan pandangannya kepada sang pemain piano itu. Mata bulat Seohyun dapat menangkap sosok Kyuhyun yang sedang duduk menekan tuts-tuts piano, mengalunkan melodi indah seakan ingin menyampaikan alunan itu kepada Seohyun.

Senyum mengembang terpatri diwajahnya, Kyuhyun sedang menyanyikan sebuah lagu untuk dirinya.

Because I know the meaning and strength of your love more than anybody else

Alunan piano telah berhenti, suara tepuk tangan menandakan pertunjukkan kecil itu telah usai. Kyuhyun pun menghampiri Seohyun yang kini matanya sudah berbinar melihat aksi dirinya.

Oppa~~~” Seohyun tak dapat menutupi wajah bahagianya, ia nampak senang malam ini. Kekasihnya memberikan kejutan dimalam ulang tahunnya, 

Kyuhyun mendudukkan dirinya dihadapan Seohyun“Apa ini sudah terlihat romantis ?”

Seohyun mengangguk dengan senyum indah yang menghiasi wajahnya, sudah kukatakan bukan bahwa Seohyun terlalu bahagia malam ini. Ia tak menyangka jika kekasihnya itu akan memberikannya kejutan romantis tak terduga seperti ini.

Ternyata kekasihnya ini bisa melakukan apa yang ia harapkan, keinginan Seohyun sudah terpenuhi. Dinner romantis dengan sang kekasih dihari ulang tahunnya bagaikan sebuah hadiah yang tak ternilai harganya.

Tak lama kemudian Kyuhyun memberikan sebuah kotak berukuran kecil kehadapan seohyun, didalamnya terdapat cincin berwarna perak yang siap untuk menghiasi jari Seohyun.

Saengil chukkae

Kyuhyun mengambil cincin itu dari kotaknya, meminta tangan Seohyun untuk segera diulurkan. Ia pakaikan cincin indah itu dijari manis Seohyun. Cincin perak itu nampak bersinar, sangat pas pada jari Seohyun yang terlihat putih bersih.

Oppa, kau belajar dari mana semua ini” Seohyun bertanya kepada Kyuhyun, curiga jika kekasihnya ini dapat melakukan hal seromantis ini.

“Donghae hyung yang mengajariku” Kyuhyun menjawab menampilkan sederetan gigi putihnya.

Seohyun berdecak, “Sudah kuduga, kau ternyata berguru pada Donghae oppa”

Namun tak masalah bagi Seohyun karena baginya Kyuhyun telah berusaha sebaik mungkin untuk kejutan ini. Baginya jika Kyuhyun dapat mencintainya saja dengan tulus sudah cukup baginya, ia tak ingin memaksakan keinginan lebih. Cukup baginya bila Kyuhyun bisa selalu disampingnya, memberikannya cinta dan berbagi kasih sayang tulus.

Cukup mengetahui dan merasakan tulusnya cinta dan rasa kasih sayang itu, maka keromantisan akan dapat kita rasakan dalam bentuk apapun yang tak akan kita duga. 

-FIN-

Happy Birthday Seo Joohyun, always be a preety lady and good maknae which always take care of your eonni . We always love in You and always support for you.
eonni saengil chukkae

Advertisements

5 thoughts on “Romantic [One-Shoot]

  1. wah daebak.
    Ya walaupun harus di ajari dulu ma Donghae oppa, tapi tetap so sweet.

    Ditunggu ff SK lainnya.
    Ff YH juga ya.
    Fighting.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: